oleh : Ezekiel Nicholas H & Muhamad Akmal

Berita kepulangan HRS

Kabar kepulangan pendiri Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab kembali terdengar. Melalui tayangan di YouTube, Rizieq mengumumkan sendiri kepulangannya. Dia berangkat ke Indonesia dari Jeddah, Arab Saudi, sekitar pukul 19.30 waktu setempat, Senin (9/11/2020) silam.

Kerumunan massa saat penjemputan HRS

Tol menuju Bandara Soekarno Hatta lumpuh tak bergerak jelang kepulangan Rizieq Shihab , Selasa (10/11). Rizieq Shihab pulang dijadwalkan tiba di bandara Soetta sekitar pukul 09.00 WIB.

Berdasarkan pantauan TMC Polda Metro Jaya, kendaraan menuju Tol Bandara Soetta bahkan nyaris tak bergerak alias berkecepatan 0 kilometer per jam. “Situasi arus lalu lintas arah Bandara Soetta kecepatan 0 km/jam,” demikian laporan TMC Polda Metro Jaya.

Konsistensi pemerintah terhadap Prokes selama agenda HRS

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani mengritik sikap pemerintah pusat dan Pemprov DKI terhadap massa simpatisan petinggi FPI Rizieq Shihab. Menurut putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan tersebut, pusat dan Pemprov DKI Jakarta sama-sama tidak tegas.

Pendapat Satgas COVID-19

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, hal ini akan membuat masyarakat semakin sulit untuk mencegah risiko penularan virus Corona.

“Kerumunan menyulitkan kita untuk bisa jaga jarak, ditambah jika tidak menggunakan masker akan meningkatkan risiko penularan yang lebih besar lagi,” ujar Prof Wiku saat dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.

Jika masyarakat terus lalai dan tidak peduli terhadap kondisi pandemi saat ini, lanjut Prof Wiku, penularan akan terus terjadi dan bisa membahayakan banyak nyawa. Tidak hanya pada diri sendiri, tetapi juga orang lain yang berada di sekitarnya.

“Saya imbau bagi seluruh elemen masyarakat agar memiliki kepedulian bahwa kita masih berada dalam kondisi pandemi COVID-19,” kata Prof Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB.

Pendapat Pemerintah

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, Pemprov DKI tak membubarkan kerumunan yang disebabkan pemimpin FPI Rizieq Shihab dan simpatisannya karena menghindari adanya konflik. 

Pasalnya, ada ribuan orang berkumpul di Petamburan ketika acara pernikahan putri Rizieq berlangsung. 

Apabila Pemprov DKI nekat membubarkan seluruh simpatisan FPI, maka ada potensi terjadi konflik yang berujung keributan.

Referensi :

X